Uji Tuntas

Apa itu Due Diligence ?
    Due diligence ( Uji tuntas ) adalah istilah yang digunakan untuk penyelidikan guna penilaian kinerja perusahaan atau seseorang , ataupun kinerja dari suatu kegiatan guna memenuhi standar baku yang ditetapkan. Ini adalah sebuah cara untuk memferifikasi keabsahan sebuah usaha program investasi (hyip), dan membantu menemukan semua fakta program (hyip) tersebut sebelum menginvestkan dana.Due diligence adalah sesuatu yang sangat penting di dunia investasi, ini investigasi (penyelidikan) komplet dari sebuah investasi ( hyip ).

Kapan memulai Due diligence,
    Proses investigasi dimulai sejak moment awal ketika tertarik pada sebuah kesempatan investasi. Tujuannya adalah membuat yakin sebelum memulai investasi. Tidak perlu bertemu dengan staff maupun datang langsung ke perusahaan yang bersangkutan untuk melakukan hal ini, Internet adalah salah satu alat atau media yang bisa digunakan.

Berikut langkah - langkah Due diligence.

    1. Periksa web perusahan    
    Langkah pertamanya adalah memeriksa web site perusahaan tersebut. Periksa desain website perusahaan tersebut. Beberapa hal bisa ketemukan dari desain web scammer ; tidak profesional desain web, template yang sudah lama dengan standar FAQ ( Frequently Answer Quistion ), tidak tersusunnya dengan baik navigasi atau link - linknya, penawaran yang tidak realistik bunga harian, security web yang asal-asalan, terus menerus web site failed, nama kontak detail tidak jelas, dan scripth hyip yang murahan.

    2. Latar belakang web site
    Melihat latar belakang sebuah website adalah investigasi yang penting untuk dilakukan. Bagaimana sebuah website sudah terlihat di waktu lalu. Menggunakan mesin Way Back  bisa memudahkan melihat berapa lama website sudah ada, Way Back mesin  memuat berjuta - juta web site sejak 1996. Untuk melihat sudah berapa lama website tersebut ada, kunjungi http://www.archive.org/web/web.php
    Disana bisa ditemukan kapan tahun dan tanggal pembuatan, dan lihat perbedaan isi dari tahun ke tahun web, dan focuskan pada kontak detailnya.
    3. Melihat komentar di forum dan web monitor
    Salah satu alat untuk Due Diligence adalah forum. Forum adalah salah satu media yang bagus untuk tukar menukar informasi dengan orang yang mempunyai ketertarikan sama. Sebagai alat mencari tahu, carilah forum yang sudah populer dan terpercaya, seperti diskusi HYIP atau diskusi Gold. Baca apa yang orang katakan tentang program tersebut.
    Web monitor juga salah satu alat untuk menyelidiki sebuah web, tapi untuk melihat atau  meneliti  dari web monitor, perhatikan hal berikut:
a. Tidak tergantung pada satu web monitor
b. Admin HYIP menanggapi web monitor sangat baik, jika terlihat Paying ( bayar ) dalam sebuah web monitor, ini tidak berarti web site tersebut membayar semua investor.
c. Baca rating yang diberikan oleh para investor dari program yang sedang diselidiki.

    4. Cek Whois informasi,
    Cek domain registrasi dari data sebuah web perusahaan tersebut. Whois informasi memberikan detail data sebuah perusahaan termasuk nomor telepon. Untuk itu bisa menggunakan web site :
       http://www.dnsstuff.com
       http://www.whois.net
       http://www.whois.ws
       http://www.allwhois.com , dll
Disana bisa ditemui, nama domain, tanggal expirate, tanggal pembuatan, terahir di update, admin yang mendaftarkan dan lainya. Jika sudah menemukan semua informasi whois dari sebuah web site, perhatikan kapan website tersebut expirate, hati - hati terhadap website yang mengatakan sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, padahal mereka baru mendaftar beberapa bulan yang lalu, ini mengindikasikan sebuah ketidak jujuran. Diwaktu yang sama jika ada sebuah perusahaan web site menawarkan program jangka panjang padahal websitenya hampir expirate, kemungkinan besar program dari perusahaan ini akan scam ( menipu) dengan segera.

    5. Meminta dokumen perusahaan.
    Ini selalu disarankan untuk meminta dokumen dari sebuah perusahaan yang sedang diselidiki, sebelum proses investasi.
Dokumen yang perlu diminta :
    a. Sertifikat Valid  registrasi perusahaan ( Valid Business Registration Certificate )
    b. Catatan Keuangan ( Financial Record )
    c. List bank, dimana perusahaan tersebut bekerjasama dalam keuangan (List of banks with which the Company has a financial relationship)
    
    6.  Konfirmasi ke absahan dokumen perusahaan.
    Due diligence  ( uji tuntas ) terahir adalah mengkonfirmasi dokumen perusahaan yang sudah diminta dari perusahaan tersebut. Dengan mengkontak institusi yang menangani perusahaan tersebut (biasanya tertera di documen perusahaan).

    Kesimpulanya adalah selalu ada resiko dalam HYIP, tapi dengan melakukan Due Diligence ( uji tuntas) akan meminimalkan resiko tersebut.